Kabar berita dari televisi tentang aksi mahasiswa terdengar kembali, bukan aksi tawuran antar mahasiswa, tapi aksi protes mahasiswa yang menolak disahkannya UU Badan Hukum Pendidikan. Akhir-akhir ini aksi para mahasiswa semakin gencar di berbagai perguruan tinggi di Republik Tercintah ini menolak UU tersebut. Bahkan aksi mahasiswa yang terjadi di Makasar berakhir bentrok dengan bapak aparat yang terhormat Polisi yang dicintai rakyat.
Saya wong alit ikut prihatin melihat aksi mahasiswa ini. Sebagai mantan mahasiswa kali ini saya satu barisan bersama mereka untuk menolak disahkannya UU Badan Hukum Pendidikan tersebut. walaupun aku wis ora kuliah maneh tetapi mewakili bagian dari Wong Alit sing terluntho-luntho.
“ om..om… sedekahe om??” bocah jalanan ngethurke tangane sing mblukutuk njaluk duwit nang abang ijo bunderan.

Puluhan tahun yang lalu di sebuah ruangan yang penuh dengan mainan, gambar, dan buku-buku cerita di TK Harapan, sebuah Taman Kanak-kanak yang letaknya di sebelah kiri jalan Raden Patah Semarang, entah apakah sampai sekarang TK yang dahulu selama dua tahun saya mengenyam pendidikan belajar, bermain, menyanyi dan membaca ini masih tetap eksis menelurkan siswa-siswanya untuk meneruskan belajar di tingkat yang lebih tinggi? 
