Never Ending Gaza, dan Faizukro
Cerita tentang jalur gaza tidak akan pernah ada habisnya, cerita tentang jalur gaza selalu diwarnai dengan cerita konflik berkepanjangan antara Bangsa Yahudi dengan bangsa Arab Palestina, konflik warisan jaman dahulu yang belum terselesaikan Hingga sekarang.
Jalur Gaza adalah sebuah sepetak tanah kecil yang tandus di sebelah barat daya Israel dan berada di ujung dekat perbatasan dengan Mesir. Sebagian besar daerah ini adalah tandus sangat kontras dengan daerah sekitarnya seperti Jerusalem dan sekitarnya yang sangat subur.
Kondisi penduduk di Jalur Gaza sebagian besar merupakan penduduk miskin yang hidup di pemukiman-pemukiman kotor, dengan kondisi daerah yang tandus tidak memungkinkan penduduk di Gaza untuk dapat hidup dengan kondisi ekonomi yang layak. Pada tahun 2005 daerah yang dahulu dikuasai Israel dilepaskan ke Palestina karena daerah ini tidak menghasilkan Keuntungan apa-apa bagi Israel.
Akhir-akhir ini Israel NGENTOOT MAMBU BUADEG!!!! Daerah miskin dan serba sulit ini mendapat gempuran dan bombardir dari jet-jet serta tentara Zionis Israel. Daerah yang sudah susah tambah menderita karena serangan roket, bom dan desingan peluru dari angkatan perang Israel yang membabi buta.
Kabar layang dari Koran mau isuk sudah mengabarkan bahwa korban tewas rakyat sipil yang tidak berdosa sudah mencapai angka lebih dari 900 tewas. Ya Allohhh!!! jeritan tangis seorang bapak yang kehilangan anaknya, tangisan seorang bocah meratapi ibunya yang tewas, rintihan menahan sakit seorang nenek yang kehilangan kakinya, rengekan seorang bayi menahan lapar, desingan suara peluru terdengar siang dan malam, deru pesawat Zionis meluluhlantakan Mesjid, teriakan “Alloh Akbar!!! Alloh Akbar!! Alloh Akbar!!” para pejuang Palestina mengema disetiap sudut-sudut perkotaan di Gaza untuk mempertahankan tanah nenek moyangnya.
Ndunyooo oh ndunyooo!!!!
“Hoiii…!!! Tentara Israel iki suworo Kaum alit seko bumi Indonesiah tulung di mirengaken!!! Mati kuwi hanya masalah waktu saja!!! Engkau membunuh ratusan rakyat palestina dengan rudalmu, roketmu, senapanmu, pelurumu, tank-tankmu, pesawat tempurmu dengan membabi buta. Tapi renungkanlah bahwa engkau esok hari entah kapan juga akan mengalami mati!!! Rakyat Palestina yang tewas Sekarang mati terhormat. Apakah esok ketika kamu mati sama seperti rakyat Palestina yang kamu bunuh sekarang?? CAMKAN ITU!!!”
Sebagai manusia yang punya rasa dan punya hati kita disini pun turut ikut sedih dan prihatin atas apa yang sedang dirasakan oleh saudara-saudara kita di Palestina terutama saudara-saudara kita di Jalur Gaza. Lalu Apa yang harus kita perbuat?? Berkurban Nyawa kah?? Hartakah?? Tenaga kita kah?? Harus berdemo kah?? Atau hanya ucapan keperihatinan saja?
Jikalau kita belum bisa berkurban nyawa atau tenaga. Kita bisa membantu dengan harta kita. Jika kita belum bisa membantu dengan harta kita, minimal doa ikhlas kita terucap untuk mendoakan saudara-saudara kita di Palestina yang menderita khususnya di saudara-saudara kita di Jalur Gaza. Semoga Alloh SWT memberikan kekuatan dan ketabahan lahir dan batin serta kesabaran bagi saudara kita di Jalur Gaza Palestina. Tiada yang tidak mungkin bagi Alloh.
Oh iyo beberapa hari yang lalu saya mendapat SMS dari Bolo Kurowo (Tino, Man 02) yang memberikan informasi yang berguna, isinya begini : Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) akan kirim tim medis ke Palestina, bantu Palestina minimal Rp 10.000 ke rekening BCA : 6860153678, BSM : 0090121773, atu Muamalat : 3010052115. Atau ketik MERC Peduli ke 7505 untuk Rp. 5000 per SMS.
Yen rencang-rencang badhe podo bebrayan nyumbang sak iklase dipun kagem bangso Palestina monggo SMS puniko dipun catet lan dipun tindaki.
Lha terus opo hubungane Never Ending Gaza dan Faizukro??
Ngene tak jelaske. Judul Never Ending Gaza kuwi request dari Faizukro nda!! Lha permintaan pembaca kudu diakumudir tho?? Ben atine bungah. Iyo Opo Ora Nda??..hehe.. lha kok antara judul mbek isine ora nyambung babar blas??? memang blog iki blog e wong edan, dadi ora usah digagas nda!!
Oh iyo aku pesen mbek Faizukro dan teman-temannya bahwa kita atau dewe kudu siap-siap ngungsi ke daerah aman (Zona Safe) Karena sewaktu-waktu Israel menyerang Indonesiah. Jare Wiro Sableng dan Shinto Guru Gendheng ngendikan: “kalo tentara Zionis Israel wis menguasai jalur Gaza maka target serangan berikutnya adalah Jalur Bus Way, Jalur Pantura, Mbek Jalur bebas Hambatan…” Modiyar!!!
Lhaaaiiik kowe!!!
Kawulo Alit
Atu lg Sebuah analisis sgt canggih dr raden mas dean santovic yg crtakn dg bhs khas parang barisan
Yg mggoda rasa & berdistori cadas! Israel mang bajingan! Keep unite
blog kuwi yo gantian di kunjungi ya.. iklan nya di klik hehehe
salam kenal aja