Postingan kali ini saya ingin berbagi kepada bolo kurowo sekalian resep masakan yang saya ciptakan sendiri. Ide dari resep ini tidak sengaja saya temukan ketika weteng saya ngeleh.. begini ceritanya. Sore itu gerimis menguyur Kota Semarang otomatis udara menjadi dingin, ada 2 variabel dari cerita diatas variabel pertama adalah Gerimis menguyur Kota Semarang, variabel kedua adalah udara dingin, maka menurut penelitian ketika dua variabel ini bertemu maka hukum Weteng Ngeleh berlaku. Hukum Weteng Ngeleh bunyinya begini: Ketika gerimis datang maka terjadi perubahan suhu udara disekitar menjadi dingin, ketika dingin otomatis suhu tubuh menjadi dingin juga sehingga mengakibatkan tubuh kedinginan (Yo Mestoti!!), karena kedinginan maka tubuh manusia secara otomatis merespon suhu dingin dengan membutuhkan kehangatan, eitt stop sampai disini dulu, yen berbicara masalah sing anget-anget mesti pikirane ngrambyang sing ora-ora!!! Fokuskan pikiran anda nda..aku ora meh mbahas sing-saru-saru!! paham ora?? lanjut ya?? lanjut yuk… Menurut penelitian ketika tubuh dingin maka perut menjadi lapar, dan setelah makan kenyang maka tubuh menjadi hangat.. bener ora?? berarti Hukum Weteng Ngeleh berlaku. sampai disini dulu, ada yang belum paham??
Hukum Weteng Ngeleh juga berlaku terhadap saya ketika gerimis mengundang dingin menghampiri dan ngeleh tak terhindarkan. enake udan-udan mangan gorengan sing anget, tapi ora mungkin karena kalo mau makan gorengan dibutuhkan pengorbanan, kudu ambil motor pergi ke perempatan jembatan tiga tuku gedang goreng, tidak semudah itu tuku gorengan juga butuh duwit, dompet ora ono duwite dadi males ah..
Ting!!! lampu bolam menyalah tepat diatas tempurung kepala ini, menyala terang memberikan ide yahud. bagaimana kalau buat mi rebus aja?? wah ide yang cemerlang. tanpa harus menunggu lama bergegas saya masuk menuju dapur untuk mempersiapkan obo rampenya untuk membuat mi rebus. 5 menit kemudian semangkuk Mi Rebus BramBaw Huh-Hah tersaji didepan kedua belah mata tergeletak di meja makan, terlihat asap kemebul dari semangkuk Mi Rebus BramBaw Huh-Hah teruntai membentuk tarian salsa menari-nari seakan mengoda perut ini untuk segera melahapnya.
” Bos aku cuma mo bilang: Sungguh beruntung jenengan, saking sayange Allah kalih jenengan, Allah maringi akeh ujian coz Allah arep dadeke jenengan dadi wong gedhe bos!! aku salut kalih jenengan Bos. Tetep semangat bos dan berusaha keras dadi wong pinter Syukur Pasti Allah bakal maringi kamulyan, iku Allah dewe sing janji bos…” (SMS Pertama)
Malam ini suntuk yang kurasakan… ingin merebahkan badan untuk sekedap mengistirahatkan tubuh ini yang lelah setelah seharian mencari sesuap nasi hanya untuk sekedar mengisi perut yang lapar, dan sedikit untuk menabung demi masa depan…pufff….!!!