Cairan hidung sudah dua hari ini sering mengganggu aktivitas keseharian saya, badan pating gregesh terasa sering linu.. umbele pating tlewerrrr….. sentrapp-sentrrruuppp…. asin terasa ketika tidak sengaja cairan tersebut menyentuh lidah ini…
fiuuuh…
Sejenak mata tertuju pada onggokan Celana jeans kumal cemanthel di chantolan baju dibalik pintu masuk kamar. ditemani beberapa jaket mambu tiga bulan dipakai dan belum pernah dicuci sama sekali, koleksi topi juga tak luput dari pandangan ini berkumpul menjadi satu dengan kaos khotank, shuwempack, segelintir kaos kaki tanpa pasangan (pasangannya hilang mbuh nang ndi..), dan dasi kotak kebiruan yang cemantel menjadi satu di sebelahnya. bergeser ke kanan terdapat lemari baju, dengan tememplek cermin di sisi sebelah kiri, dibawah cermin terdapat Bedak Caladine, minyak rambut gatsby wax, Rexona active for man, balsam gosok rheumason, parfum AXL putih dan juga parfum Bravas warna kuning mirip air kencing hanya saja yang membedakan adalah wanginnya… parfum ini dibeli di Bengkalis oleh-oleh dari Ndoro Sunan, entah parfum itu asli atau tidak (katanya barang slundupan dari Singapura) yang pasti saya bayar dengan 25 lembar uang kertas gambar Patimura yang sedang membawa pedang…