Minggu 20 Juni 2010, acara Fun Bike Birukan Langitku hadir di Kota Semarang, acara sing digagas oleh Koran Nasional ternama Kompas, dalam menyambut dan menyemarakan hari jadi Koran tersebut, acara yang bertujuan untuk menginspirasi membirukan langit Kota Semarang dengan bersepeda bersama dari polusi udara kendaraan bermotor…
Acara sing ditunggu-tunggu para ontelis Se Jawa Tengah because of disamping hadiah yang menggiurkan juga ditambah sebagai ajang berkumpulnya para penghobi sepeda, mereka hadir menyemarakan acara tersebut dengan satu tujuan untuk menularkan virus kebiasaan untuk selalu beraktifitas dengan menggunakan sepeda…
Banyak alasan setiap orang untuk memutuskan bersepeda, entah itu karena ikut-2an, gengsi, atau karena alasan kesehatan…
Tetapi yang perlu diingat bahwa bersepeda banyak memberikan manfaat yang positif, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain, mengambil dari beberapa referensi menyebutkan bahwa dengan bersepeda tubuh kita menjadi sehat (nafas lebih panjang, tidak mudah ngos-ngosh-an, menjaga tubuh kita tetap bugar) selain itu bersepeda juga dapat menghemat biaya pengeluaran kita (sisi ekonomis) mengurang konsumsi bahan bakar jika kita mengunakan alat transportasi yang murah meriah seperti sepeda, dan juga sepeda dapat mengurangi emisi karbon yang akhir-akhir ini sebagai biang keladi penyebab perubahan iklim di bumi ini.
itu alasanya kenapa saya jatuh hati terhadap sepeda… alhamdulillah hobi saya tersalurkan dengan beragam acara Fun Bike yang diselenggarakan di kota Semarang akhir-akhir ini, mulai dari Fun Bike yang diselenggarakan oleh Suara Merdeka, perumahan Graha Padma dan Kompas, dan juga kebetulan di komplek perumahan para tetangga sedang marak-2nya mulai juga menyenangi sepeda. Satu hal yang selalu kami syukuri.
Jam 5 pagi, Diawali oleh Kas Nur Ngetem bersama Mas harto nongkrong di depan rumahe Kempot, Bos Kempot yang sibuk mengkoordinasikan teman-teman dibawah komando Emon untuk segera kumpul di Gazebo…. HP si bos Kempot sibuk menerima ratusan sms konfirmasi kehadiran para bolo kurowo…. sekitar 20 Pasukan Goweser dari kompleks Parang Baris hadir Diawali dari Kontingen RT 5 di pimpin oleh Emon, Pais dkk, Kontingen RT 4 diwakili oleh Pak Mardjo, dkk, kontingen RT 02 oleh Mas Harto, dan juga Kontingen dari RT 03 dipimpin oleh Kas Nur, Kempot dkk….
Laskar Birukan Langit Paris Cycling Clubs
Acara kali ini menurut aku istimewa dan jangan sampai tidak diikuti, disamping hadiah menarik, juga diikuti oleh ribuan peserta dari seluruh wilayah Jawa Tengah, dan rute yang ditawarkan pun cukup lumayan jauh. cukup hanya dengan memesan tiket box sebesar Rp. 15.000 sudah mendapatkan minuman botol, handuk dan juga baju.
Dari Parang Baris Para peserta Fun Bike Kompas Perwakilan dari Kompleks Parang Baris Perumahan Tlogosari semarang diwakili kontingen Paris Cycling Club, bersama-sama berangkat menuju jalan Pemuda untuk mengikuti prosesi Start Sepeda Santai Fun Bike Kompas.
Pagi jam 6 sudah mengayuhkan sepeda menuju Tugu muda. Jarak dari Kompleks Rumah ke Tugu Muda agak Jauh, tetapi waktu tempuh hanya Cuma 15 menit saja, ga kerasa karena berangkat bareng2 dengan teman yang lainya, disamping itu dalam perjalanan berangkat menuju lokasi Start, Rombongan kami bertemu dengan rombongan pesepeda lainya yang juga mengikuti acara yang sama, mereka saling bertegur sapa dan melemparkan senyuman persahabatan.
Beberapa menit kemudian sampai juga di jalan Pemuda, waaaahhhhh ternyata sudah banyak peserta yang berjubel sehingga nampak jalanan yang membiru bak lautan.
Prosesi upacara pelepasan Dilepas dari depan kantor Walikota Semarang di Jalan Pemuda oleh Wakil pimpinan perusahaan Kompas Pak Edi Taslim, tak jauh dari Tugu Muda.
Menurut informasi yang diinfokan oleh panitia,bahwa peserta gowes Funbike kompas ini sekitar 12ribu goweser yang berasal bukan hanya dari kota semarang saja, tapi juga dari luar kota semarang seperti Kendal, Kaliwunggu, Batang, Demak, Kudus, Jepara, Salatiga,Solo, Pekalongan, Kertosuro dan lain-lain, makanya tidak bisa dipungkiri Hari itu jalanan di Kota Semarang menjadi Lautan Biru para Gowes…
Bos Kempot berpose didepan Garis Start
Sesampainya di jalan Veteran terjadi kemancetan yang cukup panjangan, ratusan penggowes numplek bareng dengan mobil dan motor yang terjebak macet, penggowes turun dari sepeda dan menuntun sepedanya. tetapi sang komandan Emon ga kehilangan akal, komandan memerintahkan para anggota untuk mengindari jalan Veteran dan memotong kompas menuju jalan MT Hariono, walaupun rute normal yang harus ditempuh para gowes selanjutnya setelah jalan Veteran adalah menuju jalan Sriwijaya.
(Foto Samping) Pak Bayan dan Bos Kempot Berpose di pertigaan di jalan Veteran sebelum mengambil jalur Pintas. (tampak kepadatan arus kendaraan (BUS) dan arus Ribuan Biker Birukan Langit yang berdesakan di jalan tersebut).
Dari jalan MT. Haryono, Mbangkong, jalan Majapahit, menuju Supriyadi, lalu Tlogosari tembus di belakang Masjid Agung Jawa tengah, Citarum, Dr. Cipto, sesampainya di Pasar Langgar Kontingen PARIS CYCLING CLUB sarapan soto dulu di depan Pasar langgar untuk mengisi perut, setelah itu Para Gowes PARIS CYCLING CLUB melanjutkan perjalanan menuju kampung kali, MH Thamrin hingga kembali ke titik finish di Jalan Pemuda.
Kasnur (Kanan) Tanpa Seragam….
Antusias Warga Parang Baris yang memiliki hobi yang sama ternyata diluar dugaan dan ekspektasi saya, Buanyak yang memiliki kesamaan Hobi dan kesenangan bersepeda seperti saya….
Ternyata moment Fun Bike ini menjadi awal mula untuk Bos Kempot, Kas Nur, Emon, dan saya untuk membentuk Komunitas Sepeda Parang Baris, mungkin akan kita namakan PARIS CYCLING CLUB…
Segera kita rapatkan barisan, koordinasi untuk segera membuat Jaket Sepeda kebesaran PARIS CYCLING CLUB sebagai kebesaran, kebersamaan, dan kepedulian lingkungan kita… SALAM GOWES!!!



