Sudah beberapa bulan ini kopi dan rokok sepertinya tak membantu untuk melepaskan penat di dalam gerumbulan syaraf dibalik tempurung kepala ini, Sehingga keputusan untuk sementara berhenti merokok. Mungkin ada baiknya juga, tapi berhenti merokoknya Entah sampai kapan??… Perputaran gerigi-gerigi mesin di dalam tempurung kepala beberapa hari ini meningkat tajam, mesin satu-satunya yang yang ada dikepala seolah tiada lelahnya untuk berfikir keras dan tak tergantikan, lain berbeda hal seperti mesin pabrik yang dapat berproduksi 24 jam nonstop dengan sistem sift (bergantian), mesin A mati istirahat, mesin B di hidupkan untuk berproduksi, mesin B mati istirahat, mesin A hidup lagi.. begitu seterusnya.. sayangnya otak saya tidak seperti itu…
Dua gelas kopi pahit habis tak bersisa juga tidak berasa apa-apa…malam ini pingin melakukan sesuatu yang dapat memendam rasa jenuhku … pingin Chongyang?? (ora wani ngombe chongyang)…. pinggin njajan, ora nduwe duwit… pinggin nguantem, ora ono sing di Uantem….
Edan po ra…???
Betapa tidak, skedul kesibukan yang tidak bisa mentolelir segala permasalahan yang timbul akhir-akhir ini…
Kesibukan???
Ya… sementara ini saya terfokus kepada kesibukan yang begitu rumit dan kompleks…

Malam ini saya masih terjaga… Kedua belah mata memandangi LCD Flatron mengawasi setiap pergerakan traffic transaksi pulsa elektronik yang terjadi malam ini, tangan pun ikut sibuk mengerakan mouse dan memijit keyboard untuk mengontrol system server yang berjalan secara Auto pilot. Sambil meneguk jus jambu yang terbungkus dalam kemasan 1000 ml dan sebatang rokok basi, Sembari menikmati dinginnya udara malam menembus tebalnya jaket Palatino yang membungkus rapat badan ini.
Cerita tentang jalur gaza tidak akan pernah ada habisnya, cerita tentang jalur gaza selalu diwarnai dengan cerita konflik berkepanjangan antara Bangsa Yahudi dengan bangsa Arab Palestina, konflik warisan jaman dahulu yang belum terselesaikan Hingga sekarang.
Kabar berita dari televisi tentang aksi mahasiswa terdengar kembali, bukan aksi tawuran antar mahasiswa, tapi aksi protes mahasiswa yang menolak disahkannya UU Badan Hukum Pendidikan. Akhir-akhir ini aksi para mahasiswa semakin gencar di berbagai perguruan tinggi di Republik Tercintah ini menolak UU tersebut. Bahkan aksi mahasiswa yang terjadi di Makasar berakhir bentrok dengan bapak aparat yang terhormat Polisi yang dicintai rakyat.