Kemarin, secara tidak sengaja saya menemukan kepingan MP3 yang udah usang di dalam kumpulan Tas CD yang tersimpan di dalam lemari yang jarang sekali dibuka.. Penemuan yang sudah lama saya nantikan..Beberapa kepingan CD tersebut merupakan kumpulan koleksi lagu-lagu favorit saya..Beberapa kepingan CD MP3 telah mencuri perhatian saya untuk sejenak melampiaskan kegembiraan saya, ketika Barang kesayangan yang dahulu telah lama menghilang dan kini aku temukan. Salah satu yang membuat saya senang adalah koleksi CD MP3 kumpulan lagu dari Katon Bagaskara dan kumpulan beberapa album dari KLA Project..
Tidak bisa saya ceritakan betapa bahagiannya saya ketika menemukan Kepingan CD tersebut.. tetapi sedikit kekawatiran datang secara tiba-tiba ketika saya berpikir bahwa MP3 ini masih bisa diputar-kah?? Sudah Rusak-kah kepingan ini?? sambil mengkerutkan dahi, dan membolak-balik kepingan CD ini… apakah dengan CD ini saya masih dapat mendengarkan lantunan merdu sang kidung pujangga mas KATON BAGASKARA, atau petikan merdu sang gitar kang LILO (Ramulo Rajadin) atau pijatan jari pianno/keyboard mas ADI ADRIAN.
“Alhamdullillah…” ternyata CD MP3 KLA Project nya masih bisa digunakan.. CD Rom komputer saya pun masih dapat mendeteksi semua folder album di dalam CD MP3 KLA Project.. Mulai dari album KLA Project, album Kedua, Pasir putih, Ungu, album V, sintesa, album klasik, dan tidak ketinggalan album Klakustik (album yang paling aku suka)
Belakangan ini, Kemarin dan hari ini, lagu-lagu mas Katon dan lagu-lagu KLA Project menjadi lagu wajib buat saya dengerin setiap hari. Sedari kecil ketika saya masih Sekolah Dasar saya sudah menjadi penggemar berat lagu-lagu nya KLA Project, sampai sekarang pun saya tetep gak bosen-bosen memutar ulang lagu-lagu nya KLA Project.
Postingan kali ini saya ingin berbagi kepada bolo kurowo sekalian resep masakan yang saya ciptakan sendiri. Ide dari resep ini tidak sengaja saya temukan ketika weteng saya ngeleh.. begini ceritanya. Sore itu gerimis menguyur Kota Semarang otomatis udara menjadi dingin, ada 2 variabel dari cerita diatas variabel pertama adalah Gerimis menguyur Kota Semarang, variabel kedua adalah udara dingin, maka menurut penelitian ketika dua variabel ini bertemu maka hukum Weteng Ngeleh berlaku. Hukum Weteng Ngeleh bunyinya begini: Ketika gerimis datang maka terjadi perubahan suhu udara disekitar menjadi dingin, ketika dingin otomatis suhu tubuh menjadi dingin juga sehingga mengakibatkan tubuh kedinginan (Yo Mestoti!!), karena kedinginan maka tubuh manusia secara otomatis merespon suhu dingin dengan membutuhkan kehangatan, eitt stop sampai disini dulu, yen berbicara masalah sing anget-anget mesti pikirane ngrambyang sing ora-ora!!! Fokuskan pikiran anda nda..aku ora meh mbahas sing-saru-saru!! paham ora?? lanjut ya?? lanjut yuk… Menurut penelitian ketika tubuh dingin maka perut menjadi lapar, dan setelah makan kenyang maka tubuh menjadi hangat.. bener ora?? berarti Hukum Weteng Ngeleh berlaku. sampai disini dulu, ada yang belum paham??
Hukum Weteng Ngeleh juga berlaku terhadap saya ketika gerimis mengundang dingin menghampiri dan ngeleh tak terhindarkan. enake udan-udan mangan gorengan sing anget, tapi ora mungkin karena kalo mau makan gorengan dibutuhkan pengorbanan, kudu ambil motor pergi ke perempatan jembatan tiga tuku gedang goreng, tidak semudah itu tuku gorengan juga butuh duwit, dompet ora ono duwite dadi males ah..
Ting!!! lampu bolam menyalah tepat diatas tempurung kepala ini, menyala terang memberikan ide yahud. bagaimana kalau buat mi rebus aja?? wah ide yang cemerlang. tanpa harus menunggu lama bergegas saya masuk menuju dapur untuk mempersiapkan obo rampenya untuk membuat mi rebus. 5 menit kemudian semangkuk Mi Rebus BramBaw Huh-Hah tersaji didepan kedua belah mata tergeletak di meja makan, terlihat asap kemebul dari semangkuk Mi Rebus BramBaw Huh-Hah teruntai membentuk tarian salsa menari-nari seakan mengoda perut ini untuk segera melahapnya.
” Bos aku cuma mo bilang: Sungguh beruntung jenengan, saking sayange Allah kalih jenengan, Allah maringi akeh ujian coz Allah arep dadeke jenengan dadi wong gedhe bos!! aku salut kalih jenengan Bos. Tetep semangat bos dan berusaha keras dadi wong pinter Syukur Pasti Allah bakal maringi kamulyan, iku Allah dewe sing janji bos…” (SMS Pertama)
“..Ra ono balasan kanggo wong sing iso sabar, syukur dan iso jupuk hikmah dalam menghadapi ujian.. kecuali Allah pasti maringi kamulyan lahir batin, Salam Sukses..” (SMS Kedua)
ora ono angin, ora ono bledeg, ora ono udan ujug-ujug HP ku muni suworo Tokek…Tokek…Tokek… berarti menandakan satu pesan masuk… tak berapa lama bunyi lagi tokek..tokek..tokek… menandakan ada pesan lagi yang masuk… ternyata Kedua SMS masuk ke nomor HP milik ku yang tidak berselang lama tersebut berasal dari Pesan yang dikirim oleh Hendry Martenta Yoga..
Makasih mas bos sudah memberi dorongan semangat bagi saya, pesan tersebut ibarat air di padang Pasir, ibarat hujan di musim kemarau, dan ibarat sego ndog disaat weteng ngeleh..selama ini belum ada seorang sahabat yang kurang dari 5 tahun aku kenal memberi dorongan semangat seperti itu kepada saya, disaat saya lemah, disaat getir menyelimuti, dan disaat jalan buntu aku temui. Mas Bos Pesan yang telah kau kirimkan ketika saya sedang sibuk mengurus administrasi pengambilan Key BCA di BCA jalan Pemuda Semarang, membuat saya menjadi terenyuh..mbake teller yang cantik-cantik menjadi ora menarik, mbak e CS e sing ayu-ayu dadi wagu, pak satpam sing sangar-sangar dadi kacangan.. karena fokus pikiran saya ketika itu tertuju pada sebuah pesan yang begitu maha dasyat memberikan semangat.
Malam ini suntuk yang kurasakan… ingin merebahkan badan untuk sekedap mengistirahatkan tubuh ini yang lelah setelah seharian mencari sesuap nasi hanya untuk sekedar mengisi perut yang lapar, dan sedikit untuk menabung demi masa depan…pufff….!!!
Rasanya kantuk dan lelah berat sekali, tetapi entah mengapa kedua mata ini sulit untuk dipejamkan..
Mata menerawang jauh di langit-langit kamar yang penuh dengan sarang laba-laba, pikiran ngrambyang entah kemana??
Rasa kantuk dan penat sekejap hilang ketika di dalam tempurung otak ini syaraf-syaraf otak beraktifitas ibarat mesin memutar sebuah memori untuk kembali memikirkan tentang sesuatu hal yang masih menjadi beban pikiran dan beban hati saya, suatu persimpangan masa lalu yang hadir kembali …
Semakin otak ini memikirkan hal tersebut lebih jauh, semakin panas kurasakan syaraf-syaraf didalam tempurung ini, seakan terbakar bara api yang merah menganga. akhir-akhir ini entah mengapa hal ini selalu tertanam dan tumbuh subur di dalam benakku, semakin dalam kurasakan semakin redup cahaya hati ini..

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart, Copyright 2009)
A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive
They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right
But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Cerita tentang jalur gaza tidak akan pernah ada habisnya, cerita tentang jalur gaza selalu diwarnai dengan cerita konflik berkepanjangan antara Bangsa Yahudi dengan bangsa Arab Palestina, konflik warisan jaman dahulu yang belum terselesaikan Hingga sekarang.
Jalur Gaza adalah sebuah sepetak tanah kecil yang tandus di sebelah barat daya Israel dan berada di ujung dekat perbatasan dengan Mesir. Sebagian besar daerah ini adalah tandus sangat kontras dengan daerah sekitarnya seperti Jerusalem dan sekitarnya yang sangat subur.
Kondisi penduduk di Jalur Gaza sebagian besar merupakan penduduk miskin yang hidup di pemukiman-pemukiman kotor, dengan kondisi daerah yang tandus tidak memungkinkan penduduk di Gaza untuk dapat hidup dengan kondisi ekonomi yang layak. Pada tahun 2005 daerah yang dahulu dikuasai Israel dilepaskan ke Palestina karena daerah ini tidak menghasilkan Keuntungan apa-apa bagi Israel.
Akhir-akhir ini Israel NGENTOOT MAMBU BUADEG!!!! Daerah miskin dan serba sulit ini mendapat gempuran dan bombardir dari jet-jet serta tentara Zionis Israel. Daerah yang sudah susah tambah menderita karena serangan roket, bom dan desingan peluru dari angkatan perang Israel yang membabi buta.
Kabar layang dari Koran mau isuk sudah mengabarkan bahwa korban tewas rakyat sipil yang tidak berdosa sudah mencapai angka lebih dari 900 tewas. Ya Allohhh!!! jeritan tangis seorang bapak yang kehilangan anaknya, tangisan seorang bocah meratapi ibunya yang tewas, rintihan menahan sakit seorang nenek yang kehilangan kakinya, rengekan seorang bayi menahan lapar, desingan suara peluru terdengar siang dan malam, deru pesawat Zionis meluluhlantakan Mesjid, teriakan “Alloh Akbar!!! Alloh Akbar!! Alloh Akbar!!” para pejuang Palestina mengema disetiap sudut-sudut perkotaan di Gaza untuk mempertahankan tanah nenek moyangnya.